Persahabatan Burung dan Ikan

Setiap mahluk pasti punya kelebihan dan kekurangan, hal itu akan menimbulkan banyak perbedaan. Dan perbedaan itulah yang membuat kita saling membutuhkan satu dengan lainnya. Dari rasa saling membutuhkan itu akan timbul sebuat rasa kasih, persahabatan, dan indahnya bekerja sama.


Disebuah tepian danau, tinggal seekor ikan dan burung yang saling bersahabat. Meskipun mereka berbeda jenis namun tak menghalangi mereka untuk saling bersahabat. Dan karena persahabatan itulah mereka bisa saling membantu.

Persahabatan mereka bermula ketika ikan sedang beristirahat di pinggiran sungai. Ia memandangi biji-bijian di pohon tepat di atasnya. “Kelihatannya biji-bijian itu enak dimakan” kata ikan dalam hati.Ia lalu berusaha meloncat setinggi-tingginya untuk meraih biji itu. Berkali-kali ia meloncat, namun tidak berhasil mencapai biji-bijian itu. Ia hanya bisa memandangi biji-bijian itu.

Saat sedang memandangi biji-bijian itu, perhatiannya teralihkan oleh seekor burung yang berterbangan ke sana-kemari.“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku sayap untuk terbang agar aku bisa meraih biji-bijian itu?” Kata si ikan dalam hati.

Pada saat bersamaan, Seekor burung terbang ke tepian danau. Lalu burung itu hinggap di salah satu dahan pohon di pinggir danau untuk beristirahat. Saat itu ia melihat ke air. Di dasar danau itu ia melihat banyak sekali cacing bergeliatan.
“Kelihatannya cacing-cacing itu enak dimakan.” Kata burung dalam hati.
Ia lalu berusaha masuk ke dalam air untuk menyelam dan menangkap cacing-cacing itu. Namun, ia tidak berhasil karena ia tidak bisa berenang. Ia lalu hanya bisa memandangi cacing itu dari atas pohon.

Saat sedang memandangi cacing-cacing di dalam air, perhatiannya teralihkan pada ikan yang sedang berenang di dalam air. “Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku ekor dan sirip untuk berenang agar aku bisa meraih cacing-cacing dalam air itu?” kata si burung dalam hati.

Berkali-kali si ikan melihat burung menyelam ke air untuk mendapatkan cacing. Demikian pun si burung berkali-kali melihat ikan meloncat-loncat untuk mendapatkan biji-bijian. Akhirnya ikan dan burung saling tahu kesulitan masing-masing. Lalu mereka berkenalan.

“Hei ikan, apakah kau menginginkan biji-bijian ini? kata burung.
“Benar, tapi aku tidak punya sayap sepertimu sehingga tidak bisa terbang mendapatkan biji-bijian itu.” jawab si ikan.
“Aku juga menginginkan cacing di dasar sungai, tapi aku idak punya sirip sepertimu sehingga tidak bisa mendapatkan cacing-cacing itu.” balas si burung.
“Gimana jika kau membantuku mengambil biji-bijian itu dan aku akan membantumu mendapatkan cacing-cacing di dasar sungai.” Ajak si ikan.
“Wow ide bagus, aku setuju.” Sahut si burung.
Akhirnya ikan dan burung menjadi sahabat dan saling membantu.
read more →

Gantungan Pintu Kodok

Di Kreasi kali ini kamu bisa membuat hiasan pintu kodok.
Bahan yang digunakan bisa dari kertas karton warna, atau kain felt, atau bisa juga dari spon hati. Kamu cari bahan yang paling mudah kamu temukan. Dan alat yang kamu perlukan adalah lem dan gunting.

Setelah alat dan bahan siap, kamu bisa mulai menjiplak pola yang bunda berikan (minta tolong pada kakak, ibu atau ayah untuk mengeprint kalau kamu susah menggambarnya)

Lihat Polanya di sini

Setelah itu potong semua pola, dan mulai tempelkan.
Ikuti petunjuk di bawah ini ya.
Mudah bukan.... Untuk tulisanya bisa kamu buat sesuka kamu...
Selamat Mencoba...
read more →

Menggambar Sapi

Kali ini bunda akan mengajarkan kamu untuk menggambar Sapi...
Kamu coba ikuti cara menggambar di bawah ini ya... kalau belum bisa bagus dan rapi, jangan putus asa, dan jangan berhenti untuk mencoba.

read more →

Mengapa Langit Berwarna Biru saat Siang dan Kemerahan saat Sore


Kamu pasti sering memperhatikan warna langit yang berubah-ubah. Terkadang langit berwarna biru cerah pada siang hari dan berwarna oranye atau kemerahan pada sore hari. Mungkin kamu juga sering bertanya pada teman atau orang di sekitar kamu, Nah sekarang Bunda akan coba jelaskan kenapa langit bisa berwarna dan berubah-ubah warnanya...

Cahaya matahari sebenarnya terdiri dari warna-warna pelangi yakni merah, kuning, hijau, biru, jingga, ungu. Semua warna cahaya itu bila bergabung jadi satu akan menjadi warna putih.

Dalam perjalanannya ke bumi, cahaya matahari itu akan melewati atmosfer. Saat melewati atmosfer itulah cahaya putih matahari terurai. Dan kita hanya melihat warna yang tersisa saja, warna itulah yang kita lihat sebagai warna langit.



read more →